Akikah berasal dari
Bahasa Arab yaitu aqiqah yang berarti potongan. Bentuk kata lainnya adalah
(al-aqiq), (al-aqiqah), (al-iqqah) berarti rambut yang tumbuh di kepala bayi pada
saat dilahirkan.
Aqqa an waladihi aqqan," artinya menyembelih
kambing untuk anaknya pada hari ketujuh dari kelahirannya, juga berarti
mencukur rambut anaknya.
Terkadang Akikah berarti rambut sang bayi, arti inilah
yang digunakan Zamakhsyari sebagai arti dasar. Akikah juga mempunyai arti kambing
(yang disembelih) tetapi menurut Zamakhsyari ini bukan arti dasar.
Imam Syaukani berpendapat bahwa
akikah adalah sembelihan untuk bayi. Sedang al-aqqu pada dasarnya
bermakna asy-syaqqu (memotong) dan al-qathu (memotong). Sembelihan itu
dinamakan Akikah karena tenggorokannya (lehernya)
dipotong.
Sedangkan Akikah menurut
syara berarti memotong kambing dalam rangka mensyukuri kalahiran sang
bayi yang dilakukan pada hari ketujuh dari kelahirannnya sebagai salah satu
sunnah Rasulullah Saw.
Praktek Akikah sebetulnya sudah dilaksanakan oleh
masyarakat Arab sebelum datangnya risalah Muhammad Saw. Namun hanya berlaku
bagi bayi berjenis kelamin laki-laki. bahkan mereka melumuri kepala bayi dengan
darah kambing yang telah disembelih itu.
Setelah Rasulullah Saw diutus,
praktek Akikah masih dilaksanakan, namun Nabi
mengubah tradisi mereka yang tidak benar.
Demikian tadi sedikit uraian tentang pengertian Aqiqah, Semoga
bermanfaat.